Minder?

November 20, 2014 § Leave a comment

Bismillah.

Mencoba kembali belajar menulis dengan baik. Semoga kedepannya bisa konsisten hehe. Sempet blog walking dan ketemu tulisan keren dari ka azhar nurun ala. Tulisannya simple tapi dalam? ya.

Kita dan Kekerenan

Seringkali kita terlalu berlebihan mengagumi orang dengan keunggulan tertentu, lantas menjadi rendah diri karenanya. Kita merasa bukan apa-apa, bukan siapa-siapa. Atas nama ketakberdayaan itu kita menyerah: kita mundur teratur karena merasa tak layak bersanding dengan orang-orang yang kita anggap keren itu, bahkan sekedar bermimpi untuk menjadi seperti mereka.

Padahal Allah manganugerahkan setiap manusia potensi yang luar biasa, meski tentu saja tak seragam. Kita lihat dalam penciptaan hewan saja, Allah menganugerahi ikan kemampuan untuk berenang, dan kemampuan memanjat untuk kera. Potensi kera adalah memanjat, sehingga ketika ia berenang sekalipun tak kan mampu sekeren ikan. Sementara memanjat terlalu mustahil bagi ikan, karena ia memang tidak diciptakan untuk itu—potensinya bukan dalam urusan memanjat. Ikan keren dengan kemampuan berenangnya, kera keren dengan kemampuan memanjatnya.

Hanya karena seseorang terlihat keren karena menjadi sesuatu, bukan berarti kita harus menjadi sesuatu itu untuk menjadi keren.

Barangkali kita juga perlu sesekali menikmati indahnya bunga-bungaan. Masing-masing selalu mampu tampil indah dengan warnanya—dengan caranya.

Apa warnamu? Apa caramu? Kekerenan apa yang akan kamu buat? 🙂

sumber : http://azharologia.com/2014/10/17/kita-dan-kekerenan/

Where Am I?

You are currently viewing the archives for November, 2014 at eibidifaiq.