Pembatasan Waktu Kuliah di Perguruan Tinggi

May 15, 2015 § Leave a comment

mantap pak! izin reblog ya pak..

Padepokan Budi Rahardjo

Apakah perlu ada batas waktu di perguruan tinggi? Misalnya, setelah melewati waktu tertentu (x) maka yang bersangkutan di-DO (drop out). Alasannya kenapa ya?

Jaman dahuluuuu sekali tidak ada aturan ini. Jaman saya kuliah dulu ada yang kulihanya 10 tahun. Maka ada istilah “mahasiswa abadi”. hi hi hi. Waktu itu ini bisa terjadi karena tempat di perguruan tinggi masih banyak tersedia. Jadi tidak perlu ada pembatasan waktu kuliah. Toh mahasiswanya juga tidak menjadi membebani sumber daya (resources) perguruan tinggi. Dia hanya menjadi angka statistik saja (yang mana ini mungkin tidak disukai perguruan tinggi atau pemerintah).

Majukan waktu. Fast forward. Semakin banyak siswa yang ingin masuk ke perguruan tinggi sementara tempat tetap terbatas. Mulailah menjadi masalah. Maka mulailah dibatasi waktu studi di perguruan tinggi – meskipun waktunya masih agak longgar juga. Kalau lewat batas waktu itu, maka mahasiswa diancam DO juga.

Pada saat yang sama terjadi “inflasi” gelar. Kalau dahulu bergelar…

View original post 458 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Pembatasan Waktu Kuliah di Perguruan Tinggi at eibidifaiq.

meta

%d bloggers like this: