Nasyid.

August 8, 2016 § Leave a comment

Assalamualaikum,

Sekilas latar Belakang nasyid: Nasyid sudah ada sejak masa rasulullah SAW. Momen nasyid pertama kali dikumandangkan adalah ketika terjadi hijrah dari Mekah ke Madinah. Nasyid klasik yang pertama kali diperdengarkan adalah Thola’al Badru. Nasyid memiliki karakter dan memiliki ‘pakem’ yang terjaga sejak masa lalu sampai sekarang. Nasyid mulai ada di Indonesia sejak tahun 1990-an ditandai dengan kemunculan tim nasyid Tauhid lalu diikuti oleh SNADA, Harmoni, Izatul Islam dan lainnya.

Definisi: Nasyid adalah seni islam yang memiliki misi dakwah dengan penekanan pada aspek syair, munsyid (orang yang bernasyid) dan karakter keislaman lainnya

Beberapa Jenis nasyid yang berkembang di Indonesia: nasyid perjuangan, nasyid acapella, nasyid puji2an dll.
Beberapa batasan mengenai bernasyid:

Misi dakwah

Hal ini merupakan unsur utama nasyid dengan kaidah ‘aslih nafsak wad’u ghoirok’ (perbaiki diri ajak orang lain). Nasyid tidak akan memiliki wajah aslinya kalau hanya dibawakan tanpa memahami karakter ini. Bukanlah nasyid kalau hanya sampai pada mulut saja apa yang disampaikan lewat syair nasyidnya. Bukan pula nasyid kalau hanya sekedar komposisi musik saja yang utama. Nasyid bisa berkomposisi macam-macam mulai dari dangdut sampai jaz, irama padang pasir sampai irama musik tradisional, musik etnis sampai musik dunia.

Syair

Syair memiliki peran penting yang membedakan nasyid dengan kesenian islam lainnya bahkan dengan musik religi. Syair nasyid harus memiliki nuansa mengajak (sebagaimana dakwah pada galibnya), menggugah orang untuk berhijrah dari keburukan kepada kebaikan, dari kesesatan kepada hidayah, dari kelalaian kepada ketaatan, dan dari malas-malasan kepada bersungguh-sungguh. Selain itu syair nasyid juga harus membuat orang semakin mencintai Allah, rasul, islam dan hal-hal lain yang tercakup didalamnya. Syair nasyid bisa bernuansa humanis, relijius, humanis relijius atau sosial yang kesemuanya didasari kepada ‘menuju kebaikan dan rahmat Allah’.

Munsyid

Munsyid sejatinya adalah seorang da’i yang sedang mengajak orang pada kebaikan, menjauhi kemunafikan, menjaga fitrah dan semua unsur yang terkandung dalam makna da’i (penyeru). Hal itu harus menjadi karakter, oleh karena itu kebiasaan dan perilaku seorang munsyid harus sama apakah sedang diatas panggung atau diluar panggung. Apatah lagi seorang munsyid adalah da’i di tengah masyarakatnya. Bukanlah munsyid bila diatas panggung begitu santun, turun panggung menenggak minuman keras. Bukan pula munsyid apabila diatas panggung berbaju rapih, bahkan koko taqwa begitu turun panggung pakaian metal dengan gambar dan asesorisnya yang tidak pantas/bertentangan dengan norma islam. Bukan munsyid bila kelompok akhwat diatas panggung berpakaian layaknya seorang muslimah taat, begitu turun panggung berpakaian ketat, bahkan lepas jilbab. Termasuk juga bukanlah tim nasyid apabila para munsyidnya tidak bisa menjaga norma keislamannya dengan misalnya bersalaman, apalagi bergandengan tangan dengan yang bukan muhrimnya.

Suasana

Suasana adalah kondisi yang memberikan perbedaan nasyid dengan musik lainnya atau lagu religi pada umumnya. Nasyid tidak tepat dibawakan dimana terjadi percampuran laki-laki dan perempuan dalam rangka kemaksiatan kepada Allah. Pesta dansa disertai minuman keras, bar-bar, klub malam bukan tempat dan suasana yang cocok bagi nasyid untuk ditampilkan. Nasyid tidak boleh bersifat melenakan sehingga membuat orang lupa diri dan hanya teringat kepada pemunsyid ketimbang makna nasyid yang dibawakannya. Sejalan dengan ini maka bukanlah nasyid kalau antara tim nasyid laki-laki dan perempuan dikompetisikan satu sama lain. Apalagi kalau satu tim terdiri dari perempuan dan laki-laki karena pastilah ini bukan kelompok nasyid.

Demikianlah beberapa hal seputar nasyid yang patut dipahami oleh kita semua, semoga bermanfaat. dna management.

From : Grup Whatsapp

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Nasyid. at eibidifaiq.

meta

%d bloggers like this: